11.12.2014

Rama Shinta Rangga Cinta


Mungkin mereka tak lagi ingat Rama dan Shinta
Rama yang kuat dan Shinta yang tetap setia
Mungkin mereka ingatnya Rangga dan Cinta.
Rangga yang tampan dan melankolis juga Cinta yang gaul dan manis
Ya... sudahlah...
Toh, Rangga dan Cinta memberikan harapan
untuk mereka yang masih setia dikungkung oleh penantian

11.11.2014

Surat Kepada Kawan

ini bukan lagu
bukan cerita, puisi pun sepertinya bukan
cuma tulisan kecil untukmu

jarak itu penghambat
bukan dalam cinta saja
persahabatan pun demikian rasanya

berkilo-kilo jauhnya kita terpisah
detik-detik waktu kita dimakan oleh kesibukan
energi kita dikuras oleh pelajaran
istirahat kita pun

kata-kata klise tidak mampu saya ucapkan
karena untuk saya semangat mudah diucapkan namun sulit diimplementasikan
entah untukmu bagaimana

ingat, kawan.
dalam doaku kau setia kuucapkan
ingat, kawan
dalam memorimu kita selalu tersimpan

biar waktu yang akan mempertemukan
kita di suatu hari

Untuk teman seperjuangan, sebangku, sebangsa tidak setanah
Jakarta, 11 November 2014

11.10.2014

apa iya?

Bukankah pada akhirnya
kita akan menyesali hal-hal yang kita bisa lakukan
namun tidak kita lakukan?
menyesali hal-hal yang kita bisa hentikan
namun tetap kita biarkan?

apakah penyesalan sesederhana itu?
melakukan apa yang bisa kita lakukan
menghentikan yang tidak kita biarkan

Jakarta, 10/11/14

11.06.2014

Sakit

Yang sakit di sini
bukan
bukan di hati

tapi di sini
kepala

mau pecah
mau meledak

11.04.2014

jika patah sayap waktu

aku ingin mematahkan sayap sang waktu
jika Sang Penguasa mengizinkan aku
biar beku suasana
biar beku tawa kita
biar sedih tak berlanjut
biar marah tak sempat dirajut

Jakarta, 4 November 2014
(setelah bertemu dengan orang yang membuat saya ingin mematahkan sayap sang waktu.)

11.03.2014

20s Anxiety?

Saya mulai berpikir tentang banyak hal belakangan ini. Rumah, keluarga, teman, pasangan hidup, karir, pendidikan, dan segala tetek-bengek lainnya soal kehidupan. Saya sudah menginjak angka 19. Saya sesungguhnya belum ingin memikirkan mau jadi apa. Saya ingin menikmati apa yang ada di piring saya pada hari ini, tanpa perlu kuatir esok masih adakah sesuatu untuk dimakan di atas piring saya. Namun, seorang idealis seperti saya ini dipaksa berpikir secara realistis oleh orang-orang yang telah makan asam garamnya kehidupan. Mulai dari mamy yang bertanya mau buat skripsi tentang apa, mulai dari papy yang sering-sering menyuruh saya mencari beasiswa, sampai teman-teman yang usianya lebih tua dari saya turut mengomentari berbagai hal yang baru kepikiran untuk saya lakoni.

Sesungguhnya, terselip kekuatiran dalam diri saya. Sedikit, tetapi tidak luput dari perhatian. Kekuatiran ketika sudah akan berkepala dua, kalau kata teman-teman dekat saya. Ah. Iyakah?

Apa yang kamu lakukan kalau kamu punya mesin waktu?
Huruf-huruf yang berjejer dan kursor yang berkedip
membuatku berpikir dalam, lama
jawabanku tentu klise
seperti kebanyakan orang
kembali ke masa lalu
banyak hal yang belum kucapai kala itu
lalu miris
kutekan 'enter' kemudian

Jakarta, di malam yang panas di bulan November
2014

11.01.2014

Rumah

Izinkan saya selalu kembali
saat raga ini sedang tidak mampu berdiri
saat jiwa ini muak dengan dunia dan kebisingannya
saat hati ini ingin beristirahat
saat ingin tertawa
saat butuh pundak
saat kelam maupun benderang

Izinkan saya selalu kembali
pada kalian, teman seperjuangan.
yang akan selalu dirindukan
akan selalu terpatri dalam kenangan.

teruntuk keluarga disiplin 2014.